
Orang Muda Katolik (OMK) menjadi kekuatan hidup Gereja masa kini. OMK juga menjadi denyut nadi yang memberi harapan bagi perjalanan Gereja ke depan. Di tengah arus globalisasi, perkembangan digital, dan perubahan budaya, OMK menghadapi banyak peluang sekaligus banyak tantangan. Karena itu, OMK perlu tampil bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku utama yang beriman, berkarakter, kreatif, dan bertanggung jawab.
Dalam semangat itu, Keuskupan Maumere akan menyelenggarakan Nusra Youth Day (NYD) III Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan iman bagi OMK se-Regio Bali–Nusa Tenggara. NYD III membantu OMK mempererat persaudaraan, solidaritas, dan persatuan antar-keuskupan. Melalui kegiatan ini, OMK juga dapat bertumbuh dalam iman, wawasan, kepekaan sosial, dan semangat pelayanan.
NYD III bukan sekadar perayaan seremonial. Kegiatan ini menjadi ziarah iman bersama. Dalam perjumpaan ini, OMK saling berbagi pengalaman hidup, memperdalam panggilan sebagai murid Kristus, dan meneguhkan komitmen untuk menjadi saksi Injil di tengah dunia yang terus berubah.
Tema NYD III Tahun 2026 adalah:
“Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja” – (“Jangan Katakan Aku Masih Muda” – Yeremia 1:7)
Tema ini menegaskan panggilan Tuhan kepada kaum muda. Tuhan memanggil OMK agar tidak merasa kecil, tidak minder, dan tidak ragu mengambil bagian dalam pelayanan. Sabda Tuhan dalam Yeremia 1:7 mengingatkan bahwa usia muda bukan alasan untuk menunda tanggung jawab. Sebaliknya, masa muda menjadi rahmat untuk bergerak, bertumbuh, dan ikut membangun Gereja serta bangsa.
Dengan semangat berjalan bersama, OMK diajak keluar dari zona nyaman. OMK juga diajak memperkuat identitas iman dan menjadi pembawa damai, persaudaraan, dan harapan dalam kehidupan bersama.
NYD III 2026 akan berlangsung di Keuskupan Maumere pada 2–5 Juli 2026. Panitia akan melaksanakan kegiatan ini dengan metode live in. Para peserta akan live in di Paroki St. Mikhael Nita, Keuskupan Maumere. Adapun venue utama kegiatan berada di Saint Peter Hall (SPH) Ritapiret dan Gelora Samador.
Metode live in memberi nilai penting bagi seluruh peserta. Melalui cara ini, peserta tidak hanya mengikuti acara, tetapi juga belajar hidup bersama, berbagi, beradaptasi, dan membangun perjumpaan yang nyata.
Secara umum, NYD III akan menghadirkan beberapa kegiatan utama. Kegiatan-kegiatan itu meliputi Misa dan Perayaan Pembuka, Ziarek (Ziarah Kreatif), Seminar, Diskusi, Ngopi bersama, Pentas Budaya, serta Misa Penutup dan Perutusan.
Rangkaian kegiatan ini membantu OMK bertumbuh secara lebih utuh. OMK akan belajar memadukan iman, refleksi, persaudaraan, kreativitas, dan komitmen sosial. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong OMK untuk semakin peka terhadap isu kemanusiaan, budaya, digitalisasi, dan ekologi.
Peserta NYD III merupakan utusan OMK dari seluruh keuskupan di Regio Nusa Tenggara. Setiap keuskupan akan mengirim peserta beserta pendamping. Jumlah peserta dari tiap keuskupan berkisar antara 50–100 orang termasuk pendamping, sesuai ketentuan panitia pusat.
Untuk mengikuti kegiatan ini, setiap peserta dari keuskupan peserta menyiapkan kontribusi sebesar Rp750.000 per orang. Khusus peserta dari Keuskupan Maumere, panitia memberlakukan ketentuan tersendiri. Kontribusi ini mendukung kebutuhan kegiatan seperti konsumsi, transport lokal, transport ziarek, kaos, tumbler, perlengkapan makan, alat tulis, goodie bag, dan topi.
Setiap peserta perlu menyiapkan perlengkapan dengan baik. Peserta wajib membawa pakaian etnis atau pakaian daerah untuk parade, misa pembukaan, dan pentas budaya. Peserta juga perlu membawa pakaian formal untuk misa penutup. Untuk sesi seminar dan diskusi, peserta perlu memakai pakaian bebas rapi dan sopan.
Selain pakaian, peserta juga perlu membawa sepatu olahraga atau kets untuk ziarek dan sepatu formal untuk kegiatan resmi. Peserta sebaiknya membawa Kitab Suci, rosario, obat-obatan pribadi, dan perlengkapan pribadi lainnya. Setiap keuskupan juga wajib membawa panji atau logo keuskupan untuk defile serta Salib NYD dari keuskupan masing-masing.
Panitia pusat meminta setiap keuskupan untuk mengirimkan konfirmasi jumlah peserta paling lambat pada 12 April 2026. Konfirmasi itu dilakukan melalui link pendaftaran yang telah panitia siapkan. Selama kegiatan berlangsung, setiap peserta akan mendapat pendampingan dari LO (Liaison Officer).
Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat mengakses website resmi NYD III 2026, yaitu nyd2026.site.
Informasi ini menjadi pemberitahuan awal bagi Orang Muda Katolik se-Keuskupan Atambua. Sekaligus, informasi ini menjadi ajakan untuk mulai mempersiapkan diri dengan baik. NYD III merupakan kesempatan berharga untuk mengalami perjumpaan iman lintas keuskupan, memperluas wawasan, memperdalam jati diri sebagai OMK, dan menumbuhkan semangat pelayanan yang semakin matang.
Karena itu, OMK Keuskupan Atambua diharapkan menyambut kesempatan ini dengan antusias, tanggung jawab, dan kesiapan yang baik.
Komisi Kepemudaan Keuskupan Atambua akan lebih dahulu mengeluarkan surat resmi melalui Pusat Pastoral Keuskupan Atambua (Puspas). Setelah itu, dekenat dan paroki akan menjalankan mekanisme perekrutan peserta. Dengan pola ini, proses pendataan, koordinasi, dan penetapan peserta dapat berjalan secara teratur, resmi, dan terarah sesuai jalur pastoral yang berlaku di Keuskupan Atambua.
Semoga OMK Keuskupan Atambua semakin siap ambil bagian dalam semangat berjalan bersama membangun bangsa dan Gereja. Semoga melalui NYD III 2026, lahir semakin banyak OMK yang berani, tangguh, rendah hati, dan setia menjadi saksi Kristus di tengah dunia.